SIKAM LAMPUNG goes to Bogor

Pada kali ini SIKAM LAMPUNG UNJ mendapatkan kesempatan jalan-jalan ke Bogor, yaitu pada tanggal 14 – 15 Oktober 2009 yangh lalu. SIKAM LAMPUNG UNJ mendapat undangan dari PERMALA untuk ikut menghadiri acara “Kegiatan Peningkatan Peran Tokoh Suku/ Etnis Dalam Rangka Memperkuat Kerukunan Hidup Antar Kelompok Suku/ Etnis di Provinsi DKI Jakarta”. Kegiatan ini diadakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

SIKAM LAMPUNG UNJ hanya diberi jatah enam orang yang ikut acara ini. Karena acara ini diselenggarakan saat hari kuliah, maka yang ikut hanya empat orang, yaitu: Kak Asep, Agphin, Puput, dan Astri.

Acara ini bertempat di Hotel Purnama Putera, Jalan Raden Mustahar 119, Cipayung, Bogor. Dan diikuti oleh empat organisasi kesukuan/ etnis di Jakarta, yaitu: PERMALA (Persatuan Mahasiswa Lampung), Paguyuban Pasundan, KWKS (Kerukunan Warga Kalimantan Selatan), dan Matakin (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia).

Terdapat empat sesi seminar pada acara ini. Pada hari pertama terdapat dua sesi. Sesi 1 Ceramah dan tanya jawab dengan topik Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Guna Menumbuhkembangkan Keharmonisan Masyarakat Berbagai Suku/ Etnis di Provinsi DKI Jakarta, pembicaranya adalah Bapak A.R. Wetik, SIP.M.Sc (Widyaiswara Lemhanas RI). Sesi 2 Ceramah dan tanya jawab dengan topik Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dianatara Tokoh Suku/ Etnis dalam Menunjang Pembangunan dan Mengatasi Masalah-Masalah Sosial di Provinsi DKI Jakarta, pembicara adalah Bapak Drs.Amarullah Asbah (Tokoh Etnis Betawi).

Pada hari kedua seminar dilanjutkan. Sesi 3 yaitu ceramah dan tanya jawab dengan topik implementasi Undang-Undang RI N0.40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan suku, pembicaranya adalah Ibu Nieke Masruchiyah, S.H. M.M (Konsultan Hukum dan HAM). Sesi 3 yaitu ceramah dan tanya jawab dengan topik multikultural dalam perspektif integrasi dan kemajuan bangsa, pembicara adalah Prof. Dr. Ahmad Fediyani (Pusat Analisis Jaringan Sosial).

Hal yang didapat dari acara ini adalah kita sebagai Bangsa Indonesia harus saling hidup rukun dan damai, meskipun berbeda suku/ etnis, agama, dan ras. Jangan sampai mendiskriminasikan suku/ etnis tertentu dan jangan sampai peristiwa Perang Bubat pada masa Majapahit terulang lagi.
Allah Subhana wa ta’ala telah berfirman: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS 49:13).

“Kita ada bukan untuk berbeda, tapi untuk saling mengenal”

Iklan

About blog mahasiswa lampung UNJ

merupakan perkumpulan mahasiswa Lampung Universitas Negeri Jakarta

Posted on Oktober 20, 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: