Cerita dibalik hebohnya Bukber Sikamala (SIKAM Lampung UNJ)

Tahun ini untuk kedua kalinya SIKAM Lampung UNJ mengadakan Buka Puasa Bersama sekaligus penyambutan mahasiswa baru, berawal dari H-3 minggu kami mengadakan rapat persiapannya, diambil keputusan bahwa acara berlokasi di tempat yang sama ketika satu tahun yang lalu, yaitu di kontrakannya Bang Sahid atau lebih dikenal dengan SMILE. Ketua Pelaksana acara ini adalah Yufin dari FE 2009, dan tak lupa infak/ sumbangan setiap anggota Rp 15.000 dengan catatan mahasiswa baru tidak dipungut biaya sama sekali alias GRATIS!. Kami pun bersepakat akan mengadakan rapat persiapan akhir tanggal 29 September 2010, empat hari sebelum acara dimulai.

29 September 2010, pukul 09.00 WIB @pelataran Masjid Alumni

Terlihat pelataran Masjid Alumni ramai, banyak ibu-ibu yang sedang menulis. Sepertinya mahasiswa S2 yang sedang “ngebut” mengerjakan tugas karena takut dimarahi dosen, aku cekikan dalam hati melihatnya. Lalu, dimana teman-teman yang lain? Oh…ternyata mereka belum datang. Ya, sudah tak apa, jadi ketua memang harus hadir lebih awal dan pulang paling akhir.

Lima menit kemudian hadirlah Rian dan Yufin, mereka berdua inilah laki-laki yang paling aktif di Sikamala. Wah, untung saja sudah ada yang hadir. Dan satu jam kemudian….total 12 orang yang hadir dalam rapat persiapan akhir Buka Puasa Bersama & Penyambutan Mahasiswa Baru Lampung. Dari keduabelas orang ini terkumpulah uang sebesar Rp 175.000. Padahal kami menargetkan yang hadir sebanyak 40 orang, jika Rp 175.000 dibagi rata ke 40 orang hasilnya Rp 4.375. Makan pake apa ini??? Makan di warsun pun kurang.

Cerita kami “skip”. Karena setelah itu kami langsung bergerak. Mempublikasikan acara, baik lewat pamflet maupun lewat SMS.

2 September 2010 (23 Ramadhan 1431), pukul 13.00 WIB @SMILE

Aku memang sudah berjanji akan datang mengecek dan mempersiapkan tempat ini sebelum nanti sore akan kami gunakan untuk menyelenggarakan acara. Ternyata ruangan ini penuh debu, aku dan Bang Sahid pun dengan semangat 45 membersihkan rumah ini dari ujung barat sampai ujung timur.

Uppsss…Ternyata di bagian dapurnya ada makhluk mungil yang menyeramkan, ia malu untuk keluar, akhirnya ia hanya bersembunyi di balik lemari. Padahal kami berdua sudah menggodanya untuk keluar dari rumah ini, tapi ia tetap malu. Ya sudah, mau diapakan lagi, yang penting teman-teman nanti jangan sampai tahu kalau ada makhluk mungil (TIKUS) di sini.

Satu jam kemudian, Cahyo datang. Ia adalah teman sekamarku. Jadilah kami bertiga membersihkan rumah kontrakannya Bang Sahid. Persis seperti suami-suami yang ditinggal istrinya mudik.
Pukul 16.27 WIB hadir tamu undangan yang pertama, kebetulan ia masih memiliki hubungan persaudaraan dengan ku.
Aku baru ingat, ternyata pukul 17.00 WIB aku harus mengambil nasi kotak yang telah dipesan kemarin. Aku dan Cahyo pun ke sana dengan berjalan kaki. Di depan kampus kami memesan gorengan.

Langit terang, tak ada tanda-tanda akan hujan. Tapi entah mengapa tepat di depan Pos Satpam hujan turun perlahan, tak sabar menunggu hujan akhirnya kami tetap meneruskan perjalanan. Sesampai di DA**R KI*A sudah tampak pesanan kami, 40 nasi kotak. Hujan masih turun, sedangkan kami hanya berdua dan tak membawa payung. Bapak-bapak itu menyarankan kami untuk menggotong saja dengan susunan vertikal 10 ke atas, aku membawa 20 kotak, dan Cahyo pun 20 kotak. Kami mencobanya, tapi baru beberapa meter kami tak kuat. Bukan tidak kuat mengangkatnya. Tapi mau ditaro di mana muka kami, jika susunan nasi kotak ini jatuh dan ayam bakarnya berguling-guling di atas jembatan Busway.
“Hmm..lebih baik kita gunakan bajai saja, yo!”, kataku. Akhirnya kami pun naik bajai.

Naik bajai berdua dengan Cahyo ditemani dengan 40 nasi kotak ternyata penuh dengan tantangan, kawan!. Jangan kau lakukan ini sebelum kau berlatih keseimbangan.

(Sebenarnya bagian ini adalah inti dari kehebohan bukber Sikamala, namun karena terbatasnya kata dan tidak semua peristiwa dapat diungkapkan dengan kata-kata, jadi ceritanya cukup sampai di sini, terimakasih, wassalam)

Dokumentasi 1

Iklan

About blog mahasiswa lampung UNJ

merupakan perkumpulan mahasiswa Lampung Universitas Negeri Jakarta

Posted on September 5, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. hoooo jadi ini cerita dibalik bukber sikamala, tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar kan….
    =))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: