Monthly Archives: Januari 2011

Derita KMP Lautan Teduh II, Derita Kita Bersama

Jumat, 28 Januari 2011 menjadi hari yang naas bagi KMP (Kapal Motor Penumpang) Lautan Teduh II. Bagaimana tidak, kapal feri yang saban hari mengangkut penumpang dengan jurusan Pelabuhan Merak – Bakauheni ini mengalami kebakaran di perairan Selat Sunda (2 mil dari Pelabuhan Merak) sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam kejadian ini sebanyak 28 orang meninggal dunia. Mudah-mudahan Allah Subhana wa ta’ala menerima amal kebaikan mereka. Sementara itu 427 penumpang lainnya selamat, termasuk beberapa mahasiswa UNILA, alhamdulillah.

Berdasarkan pengakuan dari saksi mata, Bapak Haryanto (50), sumber api berasal dari dek kendaraan, astaghfirulloh.

Teman-teman yang sering mengamati dek kendaraan ketika berada di kapal, mungkin sudah mengetahui jika di dalam dek, mesin kendaraan wajib dimatikan, tetapi masih saja ada yang membandel, terlebih bus-bus semacama bus *AMRI, di dalam dek, mesin masih saja dinyalakan, padahal peringatan itu sudah jelas-jelas terbaca.

Yah, harus ada langkah konkret untuk mengatasi masalah transportasi di negara kita, mudah-mudahan segera ditemukan solusinya, supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi.

Dokumentasinya:

Kapal Feri KMP Lautan Teduh II yang terbakar di perairan Selat Sunda, Jumat (28/1/2011).


ya Allah, terbakar gitu…


Beberapa sekoci mulai berdatangan


Ibu ini bukan anggota SIKAM kok, beliau satu diantara ratusan korban kebakaran kapal penyeberangan KMP Laut Teduh 2, dirawat di Rumah Sakit Krakatau Medica, Cilegon, Banten, Jumat (28/1/2011).


Keluarga korban kebakaran kapal penyeberangan KMP Laut Teduh, memeriksa data korban yang dicantumkan di Rumah Sakit Krakatau Medica, Cilegon, Banten, Jumat (28/1/2011). Total 189 korban dirawat di RS Krakatau Medica, dan 11 orang yang dinyatakan tewas disemayamkan di ruang jenazah RS Krakatau Medica.

Jalur Masuk UNJ 2011

REGULER
SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

1. Jalur Undangan (Jalur Prestasi Akademik TANPA Ujian Tertulis)
Pendaftaran : 1 Februari – 12 Maret 2011 (Secara ONLINE)
Website http://undangan.snmptn.ac.id
Pengumuman : 18 Mei 2011

Alur:
• Kepala Sekolah mendaftar ke web SNMPTN
• Pelamar membayar Rp 175.000 untuk memilih 2 PTN dengan 3 Prodi
• Panitia akan mengirimkan ke PTN tujuan untuk melakukan tahap seleksi
• Pengumuman kelulusan akan diposting ke web SNMPTN
• Dan melakukan daftar ulang tanggal 31 Mei 2011
# siswa yang dapat mengikuti jalur ini merupakan siswa berprestasi secara konsisten dan merupakan hak penuh Kepala Sekolah. Peserta jalur undangan adalah sekolah yang telah terdaftar pada sistem database SNMPTN Tahun 2010 dan diprioritaskan memiliki akreditasi A atau B.

2. SNMPTN Tertulis
Pendaftaran : 2 Mei – 24 Mei 2011 (Secara ONLINE)
Website http://ujian.snmptn.ac.id
Tes Tertulis : 31 Mei (Tes TPA) – 1 Juni 2011 (Tes IPA/ IPS)
Tes Keterampilan: 3 Juni – 4 Juni 2011 (khusus untuk olahraga dan seni)
Pengumuman : 30 Juni 2011
Biaya pendaftaran: Rp 150.000 (IPA/ IPS), Rp 175.000 (IPC) di Bank Mandiri

Info lebih lanjut hubungi Panitia Pelaksana SNMPTN 2011 di Gedung Rektorat IPB Lantai 2 Kampus IPB Dermaga, Bogor, Jawa Barat. Atau melalui call center 08041-450-450 dan email: panitia@snmptn.ac.id

NON REGULER: PENMABA (Ujian Mandiri UNJ)
Juli 2011 : Penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri

Jalur Masuk Pascasarjana
Calon mahasiswa yang berminat dapat mengisi formulir pendaftaran di Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta atau dapat juga mengakses di http://www.ppsunj.org dan dapat mengirimkan email ke webmaster@pps.org

Waktu Pendaftaran PPs

Pendaftaran calon mahasiswa dimulai tanggal 20 Desember 2010 – 2 Februari 2011 di PPs UNJ Rawamangun, Jakarta Timur.

Biaya seleksi ditetapkan sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) melalui Bank BUKOPIN atas nama Universitas Negeri Jakarta No.Rek 101 204 3011

Seleksi dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 5 Februari 2011, pukul 08.00 WIB. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 11 Februari 2011

(ditulis ulang berdasarkan pamflet terbaru Jalur Masuk UNJ)

Acara Awal Tahun yang Menyenangkan

Sabtu, 8 Januari 2011, ya hari ini, kami SIKAM Lampung UNJ merefreshkan diri setelah satu minggu melaksanakan UAS dengan berjalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini sudah tiga minggu yang lalu kami rencanakan, jadi sudah jauh-jauh hari kami sebarkan informasi ini ke semua teman-teman. Sepakat untuk janjian di halte UNJ pukul 08.00 WIB tapi lagi-lagi kami tak bisa setepat itu. Cuaca mendung dengan rintik-rintik hujan menemani acara awal tahun ini. Tetapi tidak sama sekali mengurangi niat kami untuk bertemu dengan teman-teman SIKAM Lampung UNJ. Maklum, meskipun kami satu kampus, tetapi sangat jarang kami bertemu satu sama lain.

Sekitar pukul 10.00 kami (Rian, Erik, Ali, Syahid, Rizki, Fandi, Ira, Dwi, Rosma, dan Agphin) berangkat menggunakan bus Transjakarta, meskipun koridor 9 dan koridor 10 sudah aktif beberapa minggu yang lalu, tetapi kami tetap menggunakan koridor yang lama. Entahlah, ini ide siapa yang membuat perjalanan kami semakin lama, hmm…tetapi ini tentu ada hikmahnya.

Jika teman-teman SIKAM Lampung UNJ sudah berkumpul seperti ini ada saja hal-hal lucu yang terjadi, hari ini Erik dengan lugunya tertinggal di salah satu halte, padahal snack yang sudah kami persiapkan dipegang dia. Bagi kami hari ini adalah hari spesialnya Erik dan Dwi, hehehe….

Dari PGC Cililitan kami melajutkan perjalanan naik angkot merah 02 langsung menuju pintu III TMII, di depan gerbang terpampang biaya masuk Rp 9.000, bukan harga yang mahal tetapi tidak juga murah, namun jika gratis tentu lebih baik. Akhirnya ide gila pun muncul, dengan berpura-pura memberi tahu penjaga gerbang bahwa kami mahasiswa Lampung ada acara di Anjungan Lampung. Keberuntungan belum berpihak pada kami, sang penjaga tidak percaya, akhirnya keluarlah uang Rp 9.000 dari saku kami masing-masing.

Setelah melewati gerbang kami sudah disuguhi pemandangan yang indah, bunga-bunga berwarna warni di samping kanan kami, sedangkan di sisi kirinya trotoar yang terawatt rapih. Ada juga beberapa anjungan, di depan sana kami melihat sebuah masjid dan gereja terletak bersebelahan, mungkin maksudnya bahwa orang-orang Indonesia sangat menghargai kerukunan antar umat beragama.

Hari ini tujuan kami adalah mengunjungi anjungan Lampung, jadi setelah melewati pintu gerbang tadi, jalan beberapa meter, dan setelah perempatan belok kiri, dari situ anjungan Lampung sudah terlihat. Menara siger sebagai ikon Provinsi Lampung sengaja di letakkan di depan area anjungan. Bagian paling depan adalah rumah adat Lampung, yang disebut “Sesat”. Persis di seberangnya ada tempat penjualan souvenir-sovenir khas Lampung. Bagian paling belakang area ada semacam museum yang isinya semua hal tentang kebudayaan dan potensi-potensi Provinsi Lampung, sangat banyak, tentu …Provinsi Lampung kan sekarang terdiri dari 2 Kota Madya dan 11 Kabupaten..

Adi dan Yufin datang tepat saat azan Dzuhur berkumandang, kami pun sholat berjamaah. Setelah sholat kami berkumpul di atas museum itu, ada aula yang sangat luas, ruangan itulah yang kami gunakan untuk tempat berkumpul. Acara hari ini kami mulai dengan games “Cerdas Cermat ala SIKAM”. Kami dibagi menjadi 3 kelompok, berlomba untuk menjawab tentang pengetahuan mengenai Lampung, ibu kota kabupaten, nama bupati, tempat wisata, bahasa, dan semua hal tentang Lampung. Menang dan kalah tidak menjadi masalah karena saat itu kami senang sekali, toh hadiahnya akhirnya kami makan bersama, dan hukumannya kami jalankan bersama, yaitu menyanyikan lagu Lampung yang berjudul “Pang Lipangdang”.

Pada pertemuan kali ini ada beberapa kesepakatan yang telah kami sepakati, yaitu: kita akan membuat jaket, yang bertugas membuat desainnya adalah Dito, Ali, Amel, dan Kak Asep (tapi sampai sekarang Kak Asep nya belum bales sms, jadi gak tau dia bisa apa gak). Deadlinenya hari Sabtu depan (15 Januari 2011) warnanya cokelat atau hitam dengan biaya Rp 100.000, jadi dipersiapkan dari sekarang ya… :-]

Selain itu, tanggal 19 Februari akan diadakan Musyawarah Kerja SIKAM Lampung UNJ perode 2011 bertempat di Kampus B tepatnya di Saung Ungu, jadi dari sekarang diagendakan ya…. :-]

Setelah selesai pembahasan tersebut, kami melanjutkan perjalanan. Bermaksud makan siang di CFC tapi apa daya kantung mahasiswa seperti kami tak mencukupi, padahal sudah masuk kedalamnya, mbak-mbak penjaganya hanya tersenyum melihat kami, hehehe..maaf ya, mbak, harganya kemahalan…begitupun dengan kedai makanan di sebelahnya, muuaaahal sekali, masa’ Indomie rebus harganya Rp 10.000. busyet!!!!

Akhirnya kami memutuskan untuk pulang, dan mampir di PGC Cililitan dan makan Hok Ben di sana,,,hmmm….enaaaakkkk…ayyo kapan lagi kita main, kawan??????????

ini dokumentasinya


ini saat kita berkumpul di Rumah Adat Khas Lampung

ini saat kita bermusyawarah