Jalan-Jalan ke Museum Transmigrasi

museum transmigrasi9

Museum Transmigrasi terletak di Jalan Ahmad Yani Gedongtataan, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Sejarah panjang transmigrasi di Indonesia dimulai pada masa pendudukan pemerintah kolonial Belanda yang awalnya dikenal dengan istilah kolonisasi. Setelah diambil alih oleh pemerintah setelah kemerdekaan kolonisasi berganti nama menjadi Transmigrasi.

Yang melatar belakanginya program perpindahan transmigrasi zaman kolonial adalah hasil penelitian Hazelman yang dilaporkan Residen Kedu, bahwa lahan pertanian di jawa berkurang dari tahun 1904 – 1905 menunjukan peningkatan jumlah yang pesat 20.000.000 jiwa menjadi 23.000.000, sementara di luar jawa masih tersedia lahan untuk membuka perkebunan baru. Oleh karena itu H.G Higthing diperintahkan memindahkan penduduk jawa ke luar jawa (ANRI) dikenal dengan istilah “Program Kolonisasi”

Program kolonisasi ini kemudian dilanjutkan ke pulau Sumatera, tepatnya ke Provinsi Lampung pada tahun 1905 ke Desa Bagelen Kec. Kedong Tataan. Sehingga Provinsi Lampung adalah tempat tujuan pertama program Transmigrasi di Indonesia.  Jadi jangan heran “Mengapa Museum Nasional Ketrasmigrasian ada di Lampung, tepatnya di Desa Bagelen Kec. Gedong Tataan

Transmigrasi yang pertama kali dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 1905 dari Karasidenan Kedu Jawa Tengah sejumlah 23 KK, yang kemudian ditetapkan sebagai “Hari Bhakti Transmigrasi”

museum transmigrasi14Kolonis asal Jawa tiba di Metro, 1939. (Foto: DokTropen Museum

Pembangunan Museum Ketransmigrasian dimaksud dengan tujuan untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi pengkajian program kolonisasi / transmigrasi di Indonesia. Kemudian juga menyediakan wahana pembelajaran tentang sejarah ketrasnmigrasian di Indonesia bagi generasi muda

Dokumentasi

museum transmigrasi1Tampak Depan Museum Transmigrasi Lampung

museum transmigrasi12Sebelum masuk ke dalam museum kita disuguhi bola besar ini. Bola ini dinamakan BOLA PELURU (Bola Besi Empat Rantai). Digunakan untuk membuka lahan pada periode tahun 1954 – 1964.

museum transmigrasiKoleksi Sepeda Ontel yang digunakan pada zaman dahulu. Lengkap dengan sarung pistol

museum transmigrasi3Cangkul/ pacul, garu, luku, dan ani-ani. Digunakan untuk bertani menjaga kelangsungan hidup

museum transmigrasi2Rekonstruksi Gerobak Sapi yang digunakan sebagai alat transportasi. Biasanya ditarik oleh seekor Sapi Dewasa

museum transmigrasi5Beberapa foto-foto yang ada di museum

Mau lihat lebih banyak foto-fotonya? Lihat di KASKUS

Iklan

About blog mahasiswa lampung UNJ

merupakan perkumpulan mahasiswa Lampung Universitas Negeri Jakarta

Posted on Maret 11, 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: